Risiko dan Pencegahan Toksoplasmosis Saat Kehamilan

Bagi orang dewasa yang memiliki ketahanan tubuh kuat, toksoplasmosis tidak akan menimbulkan masalah yang besar. Namun berbeda dengan seseorang yang memiliki kekebalan tubuh lemah akibat kondisi kesehatan tertentu seperti HIV dan Aids, serta wanita yang sedang hamil. Dimana mereka harus melakukan perawatan khusus sebelum atau selama kehamilan. 

Selain itu, orang yang memiliki Aids dan telah pulih dari toksoplasmosis, mereka masih berisiko tinggi mendapatkannya untuk kedua kalinya. Untuk mencegah hal ini, mereka harus minum obat selama sistem kekebalan tubuh mereka terganggu.

Anak-anak dengan toksoplasmosis yang terjangkit dan dirawat saat lahir mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit. Adapun jika seorang wanita hamil terjangkit dan dirawat, 60% kemungkinan akan diturunkan kepada bayi dalam kandungannya.

Toksoplasmosis pada Kehamilan

Jika Anda mengalami toksoplasmosis saat sedang hamil, dokter akan melihat apakah penyakit yang Anda alami menular ke bayi dalam kandungan. Dokter akan merekomendasikan:

  1. Ultrasonografi: yaitu melihat gambar bayi melalui gelombang suara untuk menunjukkan apakah terdapat cairan yang menumpuk di otak, maupun tanda-tanda lainnya
  2. Amniosentesis: yaitu dokter akan menggunakan jarum suntikan untuk mengambil sedikit cairan di daerah sekitar bayi atau kantung ketuban. Cairan tersebut akan diuji untuk mengetahui tanda-tanda infeksi.

Apa Resiko Toksoplasmosis pada Kehamilan?

Source: freepik.com

Toksoplasmosis adalah infeksi umum yang biasanya tidak berbahaya.  Tetapi jika Anda mendapatkan toksoplasmosis untuk pertama kalinya saat Anda hamil, atau beberapa bulan sebelum Anda hamil, ada beberapa risiko yang disebabkan oleh infeksi ini, di antaranya yaitu:

  1. Keguguran
  2. Bayi terlahir meninggal
  3. Cacat lahir atau masalah setelah bayi lahir
  4. Anda biasanya tidak mengalami gejala yang jelas

Seberapa Umum Toksoplasmosis pada Kehamilan?

Risiko toksoplasmosis untuk pertama kalinya selama kehamilan dianggap sangat kecil. Jika Anda terinfeksi untuk pertama kalinya selama masa kehamilan, hal ini bukan berarti bayi Anda dalam bahaya.  Dalam banyak kasus infeksi tidak menyebar ke bayi. Tetapi, bagaimana jika toksoplasmosis menyebabkan masalah selama kehamilan?

Infeksi pada awal kehamilan belum tentu menyebar ke bayi Anda, tetapi jika masalah ini berkembang infeksi tersebut cenderung serius dan dapat menular ke bayi Anda.

Anda harus mengetahui lebih lanjut tentang toksoplasmosis dan bagaimana Anda dapat mengurangi risiko Anda. Periksa lebih lanjut apakah bayi Anda terkena infeksi ini, serta lakukan perawatan untuk mengurangi risiko komplikasi.

Tindakan Pencegahan Toksoplasmosis Selama Kehamilan

Ketika Anda hamil, Anda tidak perlu menyingkirkan kucing untuk mencegah toksoplasmosis. Penyakit serius yang disebabkan oleh parasit ini bisa menular pada bayi saat berada dalam kandungan.  Sementara banyak orang yang berpikir keliru bahwa, menangani kucing dan kotak kotoran mereka adalah cara utama wanita hamil terinfeksi. 

Dilansir dari WebMd, terdapat sebuah studi Eropa baru tentang cara mencegah penyakit yang dapat membantu melindungi kehamilan Anda.

“Studi kami menunjukkan bahwa 60% penyakit ini dapat dicegah dengan membatasi konsumsi daging yang tidak dimasak atau setengah matang,” kata rekan penulis Ruth Gilbert, MD, profesor di University College dan ahli epidemiologi di Institute of Child Health di  London. “Dalam hal kesehatan masyarakat, temuan ini membantu pencegahan secara signifikan,” tambahnya.

Source: freepik.com

Toksoplasmosis dapat disebabkan dengan memakan kista parasit yang ditemukan pada daging mentah, sayuran yang tidak dicuci, atau air yang terkontaminasi.  Sekitar 1-2% bayi yang terinfeksi meninggal atau memiliki ketidakmampuan berkembang, serta 4-27% dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen.

Bahkan jika Anda tidak makan daging yang kurang matang, dokter menyarankan untuk melakukan tindakan pencegahan lainnya dalam menangani daging yang tidak dimasak, terutama domba, sapi, dan sosis mentah.

“Setelah memotong daging mentah, cuci tangan dan talenan hingga bersih,” kata spesialis penyakit menular anak Donna Fisher, MD, asisten profesor pediatri di Tufts University di Boston. “Kamu juga harus memasak daging sampai matang, tanpa ada yang tersisa,” dia mengingatkan.

Di seluruh negara yang diteliti, risiko utama infeksi yaitu akibat makan daging sapi atau domba mentah atau kurang matang, mencicipi daging mentah saat memasak, bekerja dengan hewan, melakukan kontak dengan kotoran di tanah, dan bepergian ke luar negeri.

Terdapat peningkatan dua kali lipat dalam risiko infeksi toksoplasmosis pada wanita yang kontak dengan kotoran di tanah saat bekerja di peternakan. Selain itu, ada peningkatan risiko infeksi dari minum air yang tidak diolah atau mengonsumsi susu yang tidak dipasteurisasi.

Anda dapat melakukan imunisasi untuk toxoplasma, jika Anda belum melakukan imunisasi tersebut sebelum hamil. Konsultasikan pada dokter Anda mengenai imunisasi ini.

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyakit toksoplasmosis pada ibu hamil. Selama kehamilan, Anda tidak boleh menganggap penyakit ini sebagai masalah kecil, karena dampaknya sangat besar bagi janin dalam kandungan. Segeralah berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalaminya.

Apabila Anda mengalami gejala gangguan pendengaran segera diatasi agar tidak terjadi komplikasi yang lebih parah atau segera konsultasikan pada kami!

Bersama Ruang Mendengar, Anda dengan mudah dapat mencari jawaban masalah pendengaran Anda. Ruang Mendengar menyediakan konsultasi gratis baik secara online maupun offline, mendampingi serta menyajikan informasi terpercaya dan terlengkap tentang masalah pendengaran. 

Tunggu apalagi, segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

ARTIKEL TERKAIT