Penyebab Gangguan Pendengaran, Mengatasi dan Mencegahnya

Pendengaran yang terganggu membuat tubuh merasa tidak nyaman. Ada beberapa penyebab gangguan pendengaran pada orang dewasa yang wajib untuk diketahui. Umumnya dikarenakan usia yang terus bertambah, ataupun akibat sering mendengar suara bising. 

Pendengaran yang terganggu membuat sinyal suara tidak sampai kepada otak. Hal tersebut akan terjadi dengan cara bertahap. Namun, pendengaran bisa hilang secara tiba-tiba dan tidak terduga. 

Biasanya, telinga manusia hanya bisa menampung pendengaran dengan tingkat kekerasan suara sampai 79 desibel saja. Untuk mengetahui lebih jelas, berikut ini merupakan beberapa penyebab gangguan pendengaran serta cara mengatasi dan pencegahannya.

Penyebab Gangguan Pendengaran

Source: freepik.com

Gangguan pendengaran dapat dialami oleh siapapun, baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum mengetahui penyebab gangguan pendengaran.

Berikut ini merupakan beberapa hal yang menyebabkan gangguan pendengaran pada orang dewasa, diantaranya yaitu:

  1. Usia: seperti yang sudah diketahui sebelumnya, bahwa pertambahan usia menjadi faktor umum penyebab gangguan pendengaran. Di mana banyak orang yang mengalami penurunan fungsi indra, salah satunya adalah indra pendengaran. Gangguan pendengaran yang disebabkan oleh faktor pertambahan usia disebut presbikusis.
  2. Suara Bising: suara yang terlalu bising menyebabkan fungsi pendengaran terganggu. Suara keras yang mengganggu pendengaran diantaranya yaitu suara kereta api, suara ledakan secara tiba-tiba, suara pesawat terbang dan suara lainnya.
  3. Infeksi Telinga: juga bisa menjadi penyebab gangguan pendengaran lainnya.
  4. Trauma: karena pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkan tulang telinga menjadi retak maupun gendang telinga pecah dapat mengganggu pendengaran. Bentuk trauma lain adalah paparan terhadap suara sangat keras secara tiba-tiba seperti bunyi ledakan, kondisi ini selain dapat menyebabkan kerusakan pada gendang telinga atau tulang pendengaran, dapat pula menyebabkan kerusakan pada saraf pendengaran.
  5. Obat-obatan: dikutip dari hellosehat.com, obat-obatan memiliki efek samping bagi kesehatan tubuh, salah satunya pada indra pendengaran. Bahkan, beberapa obat-obatan ini bisa menyebabkan gangguan pendengaran hingga tuli. Obat-obatan yang memiliki efek buruk yaitu antibiotik streptomycin, aspirin, serta obat-obat kemoterapi. 
  6. Penyakit: ada beberapa penyakit yang dapat merusak gangguan pendengaran diantaranya yaitu penyakit diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Karena penyakit-penyakit tersebut membuat telinga tidak mendapatkan suplai darah dengan baik. 
  7. Infeksi Virus saat Hamil: dikutip dari MarchofDimes, infeksi virus selama kehamilan, dapat menularkan virus dan infeksi tertentu ke bayi Anda bahkan menyebabkan gangguan pendengaran pada bayi. Contoh virus saat kehamilan yang menyebabkan gangguan pendengaran pada bayi yaitu sitomegalovirus, herpes, campak, rubella, sipilis dan toksoplasmosis.

Cara Mengatasi Gangguan Pendengaran

Source: freepik.com

Apabila terjadi gangguan pendengaran alangkah baiknya untuk segera diatasi. Hal tersebut guna mencegah penyakit lebih parah. Untuk mengatasi gangguan pendengaran bisa dilihat dari tingkat keparahannya.

Adapun cara mengatasi gangguan pendengaran yang bisa dilakukan, diantaranya sebagai berikut:

  1. Membersihkan Kotoran Telinga: penyebab gangguan pendengaran yaitu karena ada kotoran telinga yang menumpuk. Untuk mengatasi hal tersebut, Sebaiknya secara rutin Anda perlu mengunjungi dokter THT untuk melakukan pembersihan kotoran yang menyumbat di telinga. 
  2. Pembedahan: dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan pendengaran yang sudah parah. Dimana penderita biasanya mengalami infeksi kambuhan atau cedera pada telinga.
  3. Menggunakan Alat Bantu Dengar: untuk mengatasi gangguan pendengaran, gunakanlah alat bantu dengar yang baik untuk penderita agar tetap bisa mendengar dengan jelas dan kuat. 
  4. Implan Koklea: mengembalikan fungsi koklea dengan cara memberi stimulasi sinyal listrik pada saraf pendengaran. Implan koklea terdiri dari dua bagian, yaitu eksternal atau sounds processor dan internal atau elektroda.
  5. Belajar Bahasa Isyarat atau Membaca Bibir: akibat penurunan fungsi pendengaran, membuat komunikasi tidak berjalan dengan semestinya. Hal tersebut dapat diatasi dengan cara mempelajari bahasa isyarat atau mempelajari gerak bibir. Khususnya bagi orang-orang yang mengalami tuli sejak lahir, maupun gangguan pendengaran sangat berat yang pada beberapa kasus tertentu hanya mendapatkan sedikit manfaat dengan alat bantu dengar maupun implan koklea.

Pencegahan Gangguan Pendengaran

Source: freepik.com

Agar terhindar dari gangguan pendengaran, Anda bisa melakukan pencegahan dengan mudah. Setidaknya hal ini dapat mengurangi risiko terkena gangguan pendengaran. Berikut ini merupakan cara pencegahan gangguan pendengaran yaitu:

  1. Lakukan imunisasi Measles Rubella (MR) terutama pada wanita sebelum hamil
  2. Jangan melakukan aktivitas yang dapat mengganggu indra pendengaran misalnya seperti mendengarkan musik dengan volume keras, berburu hewan menggunakan senapan yang menimbulkan suara keras, berada di dekat pesawat, dan lainnya
  3. Lakukan tes pendengaran secara berkala apabila Anda sering beraktivitas di lingkungan bising
  4. Jangan memasukkan benda apapun ke dalam telinga misalnya kapas, korek kuping besi, cotton bud, tisu, bahkan jari sekalipun
  5. Jangan menjadi perokok aktif maupun perokok pasif, karena asap rokok yang terhirup bisa menurunkan fungsi pendengaran secara perlahan
  6. Jangan menggunakan earphone untuk mendengarkan musik dengan volume yang besar
  7. Gunakanlah pelindung untuk telinga ketika berada di lingkungan yang bising
  8. Sisihkanlah waktu untuk mengistirahatkan telinga di ruangan yang tenang dan jauh dari suara kebisingan
  9. Rajin mengontrol kesehatan telinga dengan teratur dan rutin ke dokter THT. Hal tersebut guna mencegah terjadinya kerusakan pendengaran yang lebih parah

Itulah beberapa hal mengenai gangguan pendengaran, mulai dari penyebab gangguan pendengaran, cara mengatasi, serta pencegahannya. 

Apabila Anda mengalami gejala gangguan pendengaran seperti infeksi telinga, telinga berdenging, suara tidak terdengar jelas, bahkan kehilangan pendengaran, segeralah berkonsultasi dengan dokter THT.

Siapa bilang gangguan pendengaran tidak bisa diatasi?

Bersama Ruang Mendengar, Anda dengan mudah dapat mencari jawaban masalah pendengaran Anda, di Ruang Mendengar kami menyediakan konsultasi baik secara online maupun offline, mendampingi serta menyajikan informasi terpercaya dan terlengkap tentang masalah pendengaran. 

Tunggu apalagi, segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

ARTIKEL TERKAIT