Otitis Media Akut: Penyebab, Gejala, dan Diagnosis

Otitis media akut adalah jenis infeksi telinga yang menyakitkan. Ini terjadi ketika area di belakang gendang telinga yang disebut telinga tengah meradang dan terinfeksi.

Bayi yang mengalami otitis media akut sering rewel dan menangis intens, jika balita yang mengalaminya biasanya sering mencengkeram telinga sambil meringis kesakitan, sedangkan pada anak-anak yang lebih besar sering mengeluh tentang rasa sakit di telinganya.

Infeksi ini sering terjadi pada seorang anak ketika ia mengalami infeksi saluran pernapasan atas dengan gejala seperti flu, pilek,batuk atau radang tenggorokan. Semakin sering anak terserang infeksi saluran napas atas, maka makin besar kemungkinan terjadinya otitis media akut. 

Pada anak hal ini sering terjadi berkaitan dengan posisi dan bentuk anatomi dari Tuba Eustachius yang lebih pendek, lebar dan letaknya agak horizontal sehingga akan sangat mudah masuknya kuman ke dalam telinga tengah dan terjadi infeksi. 

Penyebab paling sering penyakit ini akibat bakteri seperti Streptococcus hemoloticus, Staphylococcus aureus maupun Haemophilus influenza.

Gejala Otitis Media Akut

Source: freepik.com

Bayi dan anak-anak mungkin memiliki satu atau lebih dari gejala berikut:

  1. Menangis
  2. Cenderung rewel dan sulit tidur
  3. Menarik telinga
  4. Sakit telinga hebat
  5. Sakit kepala
  6. Perasaan penuh di telinga
  7. Keluar cairan dari telinga
  8. Demam dapat sampai 39,5 derajat celcius
  9. Kurangnya keseimbangan
  10. Gangguan pendengaran

Penyebab Otitis Media Akut

Source: freepik.com

Tuba eustachius adalah suatu saluran berbentuk tabung yang membentang dari tengah telinga ke belakang tenggorokan.  Otitis media akut terjadi ketika tuba eustachius anak membengkak atau tersumbat dan merangkap cairan di telinga tengah.  Cairan yang terperangkap bisa terinfeksi.  Tuba eustachius yang dimiliki anak-anak lebih pendek dan lebih horizontal daripada remaja dan orang dewasa.  Ini membuatnya berisiko lebih tinggi terinfeksi.

Tabung eustachius dapat membengkak atau tersumbat karena beberapa alasan:

  1. Alergi
  2. Flu
  3. Infeksi sinus
  4. Adenoid yang terinfeksi atau membesar
  5. Asap rokok
  6. Minum sambil berbaring (pada bayi)

Siapa yan Beresiko Mengalami Otitis Media Akut

Source: freepik.com

Dilansir dari healthline, orang yang berisiko mengalami otitis media akut disebabkan karena faktor berikut ini:

  1. Berusia antara 6-36 bulan
  2. Menggunakan dot
  3. Menempatkan anak di tempat penitipan
  4. Diberi susu botol bukan ASI (pada bayi)
  5. Minum sambil berbaring (pada bayi)
  6. Infeksi saluran pernapasan atas
  7. Terpapar asap rokok
  8. Gastroesophageal reflux (refluks lambung)
  9. Terpapar polusi udara tingkat tinggi
  10. Mengalami perubahan ketinggian
  11. Mengalami perubahan iklim
  12. Berada di iklim yang dingin
  13. Pernah terserang flu, sinus, atau infeksi telinga baru-baru ini
  14. Alergi 
  15. Imunodefisiensi (gangguan imunitas)

Bagaimana Didiagnosa Otitis Media Akut?

Source: freepik.com

Dokter akan menggunakan satu atau beberapa metode berikut untuk mendiagnosis otitis media akut, di antaranya:

1. Menggunakan Otoscope

Dokter menggunakan alat yang disebut otoscope untuk melihat ke telinga anak untuk mendeteksi:

  1. Kemerahan pada gendang telinga
  2. Pembengkakan gendang telinga
  3. Darah
  4. Nanah
  5. Gelembung udara
  6. Cairan di telinga tengah
  7. Perforasi (lubang) gendang telinga

2. Tympanometry

Selama tes timpanometri, dokter menggunakan alat kecil untuk mengukur tekanan udara di telinga anak Anda dan menentukan apakah gendang telinga pecah.

3. Tes pendengaran

Dokter akan melakukan tes pendengaran menggunakan alat yang disebut sebagai garpu tala untuk menentukan apakah anak Anda mengalami gangguan pendengaran.

Pengobatan Otitis Media Akut

Pengobatan di rumah dengan obat penghilang rasa sakit biasanya dianjurkan sebelum menggunakan antibiotik. Hal tersebut untuk menghindari penggunaan antibiotik yang berlebihan dan mengurangi risiko efek samping buruk dari antibiotik.  Adapun pengobatan otitis media akut meliputi:

1. Perawatan rumah

Dokter mungkin menyarankan pengobatan di rumah untuk mengurangi rasa sakit dan demam anak Anda hingga infeksi otitis media akut hilang. Yang dapat dilakukan yaitu menggunakan penghilang rasa sakit seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan acetaminophen (paracetamol)

2. Pengobatan

Dokter juga akan meresepkan obat tetes telinga untuk menghilangkan rasa sakit dan penghilang rasa sakit lainnya. Mungkin dokter akan meresepkan antibiotik jika gejala yang dirasakan tidak hilang setelah beberapa hari melakukan perawatan di rumah.

3. Operasi

Dokter juga dapat merekomendasikan operasi jika infeksi pada anak Anda tidak kunjung sembuh meskipun sudah melakukan pengobatan atau jika anak Anda memiliki infeksi telinga berulang. Pilihan operasi untuk otitis media akut meliputi tympanostomy. Mungkin dokter menyarankan prosedur bedah untuk memasukkan tabung kecil di gendang telinga anak Anda.  Tabung akan membantu udara dan cairan mengalir dari telinga tengah.

Komplikasi Otitis Media Akut

Source: freepik.com

Infeksi otitis media akut umumnya membaik tanpa komplikasi, tetapi infeksi juga dapat kembali lagi. Komplikasi akan muncul ketika penyakit ini tidak diobati dengan adekuat sehingga proses akan berlangsung terus-menerus lebih lama. Anak Anda juga mungkin mengalami gangguan pendengaran sementara untuk waktu yang singkat, tetapi pendengaran anak Anda dapat kembali dengan cepat ketika melakukan perawatan. Terkadang, otitis media akut dapat menyebabkan:

  1. Infeksi telinga berulang
  2. Gendang telinga pecah
  3. Kolesteatoma, yang merupakan pertumbuhan jaringan di telinga tengah
  4. Keterlambatan bicara (pada anak-anak yang memiliki infeksi otitis media berulang)
  5. Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi pada tulang mastoid di tengkorak (mastoiditis) atau infeksi di otak (meningitis dan abses otak).

Cara Mencegah Otitis Media Akut

Cara mencegah otitis media akut pada anak yaitu dengan melakukan hal seperti berikut:

  1. Rajin mencuci tangan dan mainan anak untuk mengurangi kemungkinan terkena flu atau infeksi saluran pernapasan lainnya
  2. Hindari asap rokok
  3. Dapatkan suntikan flu musiman dan vaksin pneumokokus
  4. Mencari tahu pencetus alergi dan menghindarinya
  5. Memberikan ASI pada bayi
  6. Hindari penggunaan dot kepada bayi
  7. Hindari minum sambil berbaring pada anak

Itulah beberapa penjelasan mengenai otitis media akut mulai dari gejala, penyebab, diagnosa, komplikasi hingga cara pencegahannya. Apabila Anda atau anak Anda mengalami gejala gangguan pendengaran segera diatasi agar tidak terjadi komplikasi yang lebih parah atau segera konsultasikan pada kami!

Bersama Ruang Mendengar, Anda dengan mudah dapat mencari jawaban masalah pendengaran Anda. Ruang Mendengar menyediakan konsultasi gratis baik secara online maupun offline, mendampingi serta menyajikan informasi terpercaya dan terlengkap tentang masalah pendengaran. 

Tunggu apalagi, segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

ARTIKEL TERKAIT