Mengapa Penutup Kepala Jadi Salah Satu Penyebab Otomikosis?

Otomikosis merupakan infeksi pada telinga luar yang disebabkan oleh jamur. Infeksi ini menyebabkan peradangan, kulit kering dan keluarnya cairan di liang telinga. Seseorang yang berisiko terkena otomikosis yaitu mereka yang hidup di iklim tropis atau hangat dan perenang. Infeksi ini mudah diobati menggunakan obat anti jamur topikal.

Tahukah Anda, ternyata penutup kepala juga merupakan salah satu penyebab terjadinya otomikosis. Lho kok bisa?

Berdasarkan studi  oleh Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menunjukkan adanya hubungan antara menggunakan penutup kepala sebagai faktor risiko terkena otomikosis secara signifikan.

Berdasarkan hasil penelitian, penutup kepala bisa meningkatkan kelembaban di liang telinga sehingga mudah terserang jamur dan bisa terjadi otomikosis. Sehingga kebiasaan pemakaian penutup kepala perlu diperhatikan untuk menjaga dan meningkatkan kebersihan. Meskipun ternyata banyak penyebab lain yang menyebabkan otomikosis.

Untuk mengetahui lebih jelas, simak artikel ini mengenai otomikosis mulai dari penyebab, gejala, pengobatan dan pencegahannya.

Penyebab Otomikosis

Source: freepik.com

Ada beberapa jenis jamur yang bisa menyebabkan infeksi ini, dikutip dari Medical News Today sebagian besar dikarenakan jamur spesies aspergillus dan jarang yang terinfeksi karena virus candida. Seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih mudah terkena infeksi jamur tersebut, dibandingkan dengan seseorang yang memiliki imunitas tubuh yang kuat. Serta seseorang yang tinggal di iklim panas atau tropis, karena jamur dapat tumbuh subur di tempat yang hangat dan lembab.

Adapun faktor risiko lain yang menyebabkan otomikosis, diantaranya yaitu:

  1. Trauma pada telinga akibat alat bantu dengar atau cotton swabs
  2. Kondisi kulit kronis, seperti eksim
  3. Menderita diabetes melitus
  4. Mengikuti olahraga air, seperti berenang atau berselancar.
  5. Berenang di air yang terkontaminasi
  6. Kotoran telinga yang menekan pertumbuhan bakteri atau jamur

Gejala Otomikosis

Source: freepik.com

Gejala-gejala ini biasanya terjadi pada satu telinga, tetapi ada kemungkinan bahwa kedua telinga dapat terkena pada saat yang bersamaan. Berikut ini merupakan beberapa gejala otomikosis yang bisa dirasakan, diantaranya yaitu:

  1. Gangguan pendengaran 
  2. Perasaan penuh pada telinga
  3. Kemerahan di telinga luar
  4. Gatal (gejala umum infeksi jamur)
  5. Telinga terasa sakit
  6. Pembengkakan atau peradangan
  7. Tinnitus atau telinga berdenging
  8. Kulit terkelupas
  9. Keluar cairan dari telinga yang berwarna putih, kuning, abu-abu, hitam atau hijau

Diagnosis Otomikosis

Gejala otomikosis harus selalu dievaluasi oleh dokter untuk mendapatkan diagnosis serta perawatan yang benar. Dokter akan mencari tahu apakah ada faktor risiko otomikosis, tentunya berdasarkan riwayat medis menyeluruh. Mereka akan melakukan pemeriksaan fisik menggunakan alat otoscope yang berfungsi untuk melihat bagian dalam saluran telinga dan gendang telinga. 

Selain itu, dokter juga akan mengambil sampel cairan dari telinga dan melihatnya di bawah mikroskop. Hal tersebut membantu mereka untuk membedakan antara infeksi jamur dengan bakteri.

Pengobatan Otomikosis

Source: freepik.com

Berikut ini merupakan pengobatan otomikosis yang bisa dilakukan diantaranya yaitu:

1. Pembersihan

Biasanya dokter akan melakukan pembersihan telinga menggunakan bilasan atau alat hisap untuk menghilangkan penumpukan kotoran dan agar obat bekerja lebih baik. Setelah itu, telinga langsung dikeringkan untuk menghambat pertumbuhan jamur. Sebaiknya tidak membersihkan telinga sendiri menggunakan cotton bud, karena hal tersebut membuat kotoran telinga masuk lebih dalam.

2. Obat Tetes Telinga atau Agen Topikal

Mungkin dokter akan membuat resep obat tetes telinga yang mengandung agen anti jamur, econazole, miconazole, atau amfoterisin. Obat tersebut berguna untuk melunakkan kerak dalam telinga. Anti jamur juga bisa berbentuk krim topikal yang dioleskan ke telinga luar seperti aluminium asetat, asam salisilat, hidrogen peroksida.

3. Obat Minum

Obat minum seperti itraconazole atau voriconazole, biasanya digunakan untuk mengobati infeksi yang lebih parah atau sulit dilakukan dengan agen topikal. Untuk mengatasi rasa sakit, mungkin Anda disarankan meminum obat bebas seperti obat anti inflamasi non steroid atau acetaminophen.

Komplikasi Otomikosis

Jika otomikosis tidak segera diobati atau dibiarkan maka menyebabkan komplikasi yang serius. Hal ini juga bisa terjadi bagi seseorang yang terus terkontaminasi dengan air yang mengandung jamur. Komplikasi yang terjadi yaitu otomikosis bisa melubangi gendang telinga bahkan mempengaruhi telinga bagian dalam atau pangkal tengkorak.

Jenis infeksi ini biasanya membutuhkan perawatan anti jamur oral dan manajemen bedah. Komplikasi ini sering terjadi pada seseorang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh lemah atau diabetes melitus.

Pencegahan Otomikosis

Source: freepik.com

Ada beberapa cara yang bisa membantu mencegah otomikosis, diantaranya yaitu:

  1. Jika Anda menggunakan pelindung kepala, pastikan Anda menjaga kebersihan dan kelembaban telinga
  2. Meninggalkan sedikit kotoran telinga saat membersihkan telinga, karena kotoran tersebut memiliki sifat anti jamur alami
  3. Mengeringkan telinga dengan baik setelah mandi dan berenang
  4. Menggunakan pelindung telinga ketika berenang
  5. Jangan menggaruk telinga dengan keras karena bisa merusak kulit dan jamur mudah menyerang
  6. Hindari penggunaan kapas atau cotton bud di telinga

Itulah beberapa penjelasan mengenai otomikosis. Pada dasarnya, infeksi ini tidaklah berbahaya dan bisa diobati dengan mudah menggunakan obat anti jamur. Namun otomikosis bisa sangat berbahaya ketika seseorang tidak segera melakukan pengobatan atau seseorang mempunyai kekebalan tubuh yang lemah, diabetes melitus, atau kondisi kulit kronis seperti eksim. Lakukan pencegahan otomikosis dengan baik agar Anda terhindar dari infeksi ini.

Apabila Anda mengalami gejala gangguan pendengaran, segera diatasi agar tidak terjadi komplikasi yang lebih parah atau segera konsultasikan pada kami!

Bersama Ruang Mendengar, Anda dengan mudah dapat mencari jawaban masalah pendengaran Anda. Ruang Mendengar menyediakan konsultasi gratis baik secara online maupun offline, mendampingi serta menyajikan informasi terpercaya dan terlengkap tentang masalah pendengaran. 

Tunggu apalagi, segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

ARTIKEL TERKAIT