Mastoiditis: Gejala, Komplikasi dan Pengobatannya

Mastoiditis adalah infeksi bakteri pada sel udara mastoid yang berada di telinga bagian dalam dan tengah. Tulang mastoid yang penuh dengan sel-sel udara ini adalah bagian dari tulang temporal tengkorak. Sel-sel mastoid berguna untuk melindungi struktur halus telinga, mengatur tekanan telinga dan melindungi tulang temporal saat cedera.

Dilansir dari WebMd, sel-sel mastoid yang terinfeksi atau meradang merupakan akibat dari infeksi telinga tengah (otitis media), karena mastoiditis dapat berkembang.  Dengan begitu banyak struktur vital melewati mastoid, infeksi dapat menyebar di luar tulang mastoid dan menyebabkan komplikasi yang serius.

Mastoiditis akut biasanya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa juga bisa terkena. Beberapa orang mengalami mastoiditis kronis yang merupakan infeksi berkelanjutan pada telinga tengah dan mastoid, hal tersebut dapat menyebabkan keluarnya cairan terus-menerus dari telinga.

Penyebab Mastoiditis

Source: sehatq.com

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, mastoiditis dapat berkembang akibat dari infeksi telinga tengah. Dimana bakteri dari telinga tengah dapat melakukan perjalanan ke sel-sel udara tulang mastoid. Dalam kasus yang terjadi akibat adanya infeksi kronis telinga tengah, kumpulan sel-sel kulit kolesteatoma yang tumbuh dapat menghalangi drainase telinga, yang menyebabkan mastoiditis.

Gejala dan Komplikasi Mastoiditis

Gejala mastoiditis akut di antaranya yaitu:

  1. Demam, emosional dan lesu
  2. Sakit kepala
  3. Pembengkakan cuping telinga
  4. Kemerahan dan nyeri di belakang telinga
  5. Drainase telinga
  6. Tampak bengkak di belakang telinga

Komplikasi mastoiditis di antaranya yaitu:

Source: freepik.com
  1. Kelumpuhan wajah
  2. Mual, muntah, vertigo (labirinitis)
  3. Gangguan pendengaran
  4. Abses otak atau meningitis

Diagnosis Mastoiditis

Jika sakit telinga disertai dengan demam atau nyeri telinga bagian belakang, kemerahan atau pembengkakan, segeralah dievaluasi oleh dokter. Pertama-tama dokter akan mencari infeksi di dalam telinga dengan alat yang disebut otoskop.  

Mastoiditis jarang terjadi tanpa infeksi telinga yang bersamaan. Sampel cairan telinga yang terinfeksi harus dikumpulkan untuk dikultur.

Jika kondisi mastoiditis sudah kronis, Anda akan dirujuk untuk CT scan untuk menggambarkan area mastoid. Jika ditemukan kantong cairan atau nanah di telinga, leher, mastoid, tulang belakang, nanah tersebut harus dikeluarkan agar area tersebut menjadi kering dan tidak terjadi infeksi berulang dan kemudian pemberiaan antibiotik dapat disesuaikan dengan hasil kultur yang ditemukan. Jika hasil kultur belum keluar, maka dokter akan memberikan antibiotik yang akan disesuaikan dengan kondisi klinis Anda.

Pengobatan Mastoiditis

Source: freepik.com

Terapi antibiotik menjadi pengobatan andalan untuk mastoiditis akut dan kronis. Jika Anda atau anak Anda didiagnosis menderita mastoiditis akut, Anda harus ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan oleh dokter THT. Antibiotik akan diberikan melalui infus (jalur intravena) untuk mengobati infeksi.

Pembedahan juga mungkin diperlukan untuk mengalirkan cairan dari telinga tengah, yang disebut myringotomy. Selama myringotomy, dokter membuat lubang kecil di gendang telinga untuk mengalirkan cairan dan mengurangi tekanan dari telinga tengah. Sebuah tabung kecil akan dimasukkan ke dalam telinga tengah untuk menjaga lubang agar tidak tertutup, hal tersebut memungkinkan drainase berkelanjutan.  Biasanya, tabung akan rontok dengan sendirinya setelah 6-12 bulan.

Jika gejalanya tidak cepat membaik dengan antibiotik IV, atau terjadi komplikasi, seperti abses atau erosi tulang, Anda akan disarankan melakukan operasi untuk mengangkat tulang mastoid yang terinfeksi (mastoidektomi)

Mastoiditis dapat kronis diobati dengan antibiotik oral, obat tetes telinga, dan pembersihan telinga secara teratur oleh dokter. Jika pengobatan ini tidak berhasil, mungkin Anda juga perlu melakukan pembedahan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Jika tidak diobati, mastoiditis dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, bahkan mengancam jiwa, termasuk gangguan pendengaran, bekuan darah, meningitis, atau abses otak. Tetapi, dengan perawatan antibiotik dan drainase yang tepat dan tepat, komplikasi ini dapat dihindari dan Anda dapat sembuh sepenuhnya.

Jika Anda memiliki sakit telinga atau masalah pendengaran lainnya, segeralah temui dokter. Dia akan memutuskan, apakah Anda memerlukan antibiotik untuk membantu mencegah mastoiditis dan komplikasi kesehatan serius lainnya atau tidak

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyakit mastoiditis mulai dari gejala, diagnosa, pengobatan dan komplikasinya. Segeralah kunjungi  dokter untuk dapat membantu menemukan pengobatan yang tepat untuk Anda.

Apabila Anda mengalami gejala gangguan pendengaran segera diatasi agar tidak terjadi komplikasi yang lebih parah atau segera konsultasikan pada kami!

Bersama Ruang Mendengar, Anda dengan mudah dapat mencari jawaban masalah pendengaran Anda. Ruang Mendengar menyediakan konsultasi gratis baik secara online maupun offline, mendampingi serta menyajikan informasi terpercaya dan terlengkap tentang masalah pendengaran. 

Tunggu apalagi, segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

ARTIKEL TERKAIT