Kenali 8 Penyebab Telinga Sakit saat Menelan!

Sakit telinga bisa datang kapan saja,  terkadang berdenyut selama berjam-jam atau terasa sakit ketika menyentuhnya. Dalam kasus lain, telinga sakit terjadi ketika Anda melakukan sesuatu seperti menelan. Lalu, apa penyebab sakit telinga?

Penyebab Sakit Telinga

Source: photoni.care

Berikut ini merupakan 8 penyebab sakit telinga saat menelan, di antaranya yaitu:

1. Infeksi Telinga Tengah

Infeksi telinga tengah atau otitis media akut adalah kondisi yang paling umum mempengaruhi ruang di belakang gendang telinga Anda. Ruang yang dipenuhi udara itu berisi tulang-tulang kecil yang bergetar yang membuat Anda dapat mendengar dan terhubung ke tenggorokan Anda dengan sepasang saluran sempit yang disebut tuba Eustachius.

Sebagian besar infeksi telinga dimulai dari kondisi kesehatan lain, seperti pilek, flu, infeksi sinus atau alergi. Tuba eustachius berguna untuk mengalirkan cairan dari telinga tengah, ketika mengalami sumbatan, tabung eustachius Anda akan tersumbat sehingga menyebabkan infeksi.

Tuba eustachius juga bertanggung jawab untuk menjaga tekanan di telinga tengah. Saat Anda menelan, menguap, atau bersin. Tuba akan terbuka untuk melepaskan tekanan, yang bisa menyakitkan di telinga yang terinfeksi.

Tanda-tanda infeksi telinga pada anak-anak di antaranya yaitu:

  1. Sakit telinga yang semakin parah 
  2. Menarik-narik telinga (jika itu terjadi bersamaan dengan gejala lainnya)
  3. Menangis lebih dari biasanya
  4. Emosional, lebih mudah tersinggung dari biasanya
  5. Demam di atas 37 derajat celsius
  6. Kehilangan selera makan
  7. Keluar cairan dari telinga
  8. Kehilangan keseimbangan
  9. Sulit tidur
  10. Sakit kepala

Orang dewasa dengan infeksi telinga tengah mungkin mengalami:

  1. Demam ringan
  2. Sakit telinga
  3. Drainase cairan dari telinga
  4. Kesulitan mendengar

Beberapa anak dan dewasa mungkin membutuhkan antibiotik oral.

2. Swimmer’s Ear

Source: diversalertnetwork.org

Swimmer’s ear atau otitis eksterna merupakan jenis infeksi telinga yang mempengaruhi telinga luar Anda. Saat Anda berenang atau mandi, air bisa masuk ke liang telinga Anda dan menciptakan lingkungan yang lembab untuk pertumbuhan bakteri dan jamur.

Infeksi telinga luar tidak selalu disebabkan oleh air. Kuman juga bisa masuk ke saluran telinga melalui benda asing, seperti jari Anda.  Kuku dapat melukai lapisan halus telinga bagian dalam yang melindunginya dari infeksi. Kondisi kulit seperti eksim, juga dapat membuat seseorang rentan terkena infeksi jenis ini.

Rasa sakit dari infeksi telinga luar sering memburuk ketika telinga ditarik atau diregangkan. Rasa sakitnya bisa menjadi lebih intens ketika Anda mengunyah dan menelan. Rasa sakit dapat menyebar ke seluruh sisi wajah yang sakit.

Gejala lain dari infeksi telinga luar meliputi:

  1. Kemerahan dan pembengkakan telinga
  2. Gatal di dalam telinga
  3. Berbau busuk
  4. Rasa penuh di telinga
  5. Sulit mendengar

Infeksi ini biasanya sembuh setelah 7-10 menggunakan obat tetes telinga. Penghilang rasa sakit yang dijual bebas dapat membantu mengurangi rasa sakit saat Anda pulih.

3. Infeksi Hidung dan Tenggorokan

Meskipun infeksi telinga merupakan penyebab umum dari sakit telinga, namun kadang-kadang juga dapat dimulai dari infeksi hidung atau tenggorokan. Anak-anak dapat mengalami komplikasi dari infeksi hidung dan tenggorokan karena sistem kekebalan tubuh mereka yang masih lemah.

Anak-anak memiliki bantalan kecil pada jaringan kekebalan yang disebut adenoid di bagian belakang saluran hidung, di dekat tabung eustachius. Adenoid berperan penting pada sistem kekebalan tubuh anak-anak.  

Adenoid bekerja terhadap kuman yang masuk melalui mulut dan hidung.  Kadang-kadang dapat menjadi sangat besar sebagai respons terhadap infeksi, sehingga mereka menutup tabung eustachius, yang menyebabkan infeksi telinga tengah.

4. Tonsilitis

Source: healthdirect.gov.au

Tonsilitis merupakan peradangan dan infeksi amandel, yang biasanya disebabkan oleh infeksi tenggorokan. Amandel adalah dua bantalan bundar jaringan yang ada di bagian belakang tenggorokan Anda.

Gejala utama tonsilitis adalah sakit tenggorokan, gejala lainnya yaitu:

  1. Kesulitan menelan
  2. Amandel bengkak, merah, atau meradang
  3. Bercak putih di bagian belakang tenggorokan Anda
  4. Demam
  5. Sakit kepala
  6. Bau mulut
  7. Suara serak, teredam

Dilansir dari healthline, penyebab tonsilitis yang paling umum adalah infeksi bakteri. Bakteri yang sama yang menyebabkan radang tenggorokan (grup A Streptococcus) menyebabkan sebagian besar tonsilitis. Tonsilitis dapat diatasi dengan baik dengan antibiotik.

5. Abses Peritonsiler

Abses peritonsiler adalah kumpulan nanah di sekitar salah satu amandel Anda. Kondisi ini biasanya merupakan komplikasi dari tonsilitis yang tidak diobati. Rasa sakitnya sangat parah dan jelas lebih buruk daripada sakit tenggorokan biasa. Biasanya hanya satu amandel yang terkena, yang berarti rasa sakitnya lebih buruk pada satu sisi. Rasa sakit saat menelan dan sakit saat membuka mulut mungkin juga dapat terjadi.  

Operasi kecil seringkali diperlukan  untuk mengobati abses, dokter juga dapat membuat sayatan atau menggunakan jarum kecil untuk mengeringkan nanah. Dokter juga akan meresepkan antibiotik untuk mengobati tonsilitis yang mendasarinya dan mencegah abses kembali.

6. Eagle Syndrome

Sindrom elang adalah kelainan langka yang menyebabkan nyeri berulang di belakang tenggorokan dan wajah. Nyeri di tenggorokan biasanya dapat menjalar ke telinga. Rasa sakit bertambah buruk saat Anda menggerakkan kepala. Hal ini terjadi karena adanya kalsifikasi dari ligament stylohyoid.

Gejala yang Anda rasakan yaitu:

  1. Kesulitan menelan
  2. Merasa ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan Anda
  3. Denging di telinga Anda
  4. Sakit leher
  5. Sakit wajah

Sindrom elang disebabkan oleh masalah ligamen dan tulang kecil pada leher atau tengkorak Anda. Biasanya diperlukan pembedahan untuk mengatasinya.

7. Glossopharyngeal Neuralgia

Glossopharyngeal neuralgia (GPN) adalah kondisi langka lain yang melibatkan saraf kepala dan leher yang dikenal sebagai saraf glossopharyngeal. Kondisi ini ditandai dengan rasa tertusuk yang sering dipicu oleh cairan dingin, menelan, menguap, berbicara, batuk, atau mengunyah dalam waktu yang pendek namun terjadi secara intens. Rasa sakit juga dapat terjadi di sekitar satu telinga, lidah, tenggorokan, wajah, atau di bawah rahang.

GPN biasanya berlangsung sekitar dua menit dan diikuti oleh rasa nyeri tumpul. Penyembuhan kondisi ini biasanya menggunakan obat resep yang dirancang untuk mengobati nyeri neuropatik, seperti pregabalin dan gabapentin. Pembedahan mungkin diperlukan bagi mereka yang tidak sembuh dengan obat-obatan.

8. Disfungsi Sendi Temporomandibular

Disfungsi sendi temporomandibular mempengaruhi sendi yang Anda gunakan pada saat membuka atau menutup mulut. Sendi ini merupakan tulang rahang yang terhubung ke tengkorak Anda.

Cakram tulang rawan kecil di setiap sisi sendi memisahkan tulang rahang dari tengkorak, dan memudahkan Anda menelan, berbicara, atau mengunyah. Kerusakan pada sendi ini dapat menyebabkan rasa sakit, beberapa orang juga merasakan sakit ini di telinga mereka. Gejala lain yang mungkin Anda rasakan, yaitu:

  1. Kesulitan membuka lebar mulut Anda
  2. Rasa sakit dan tidak nyaman di rahang Anda
  3. Mengunci rahang
  4. Sakit kepala kronis dan sakit leher
  5. Telinga berdenging atau tinnitus

Ada beberapa hal yang membuat kondisi ini semakin parah, salah satunya mengunyah permen karet yang berlebihan. Pengobatan biasanya melibatkan perubahan gaya hidup, istirahat, dan obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen (Advil, Motrin).

Itulah 9 penyebab telinga sakit saat menelan yang harus Anda ketahui. Meskipun kondisi ini dapat hilang sendirinya, Anda tetap memerlukan perawatan atau pengobatan dari dokter jika sudah parah. Segeralah kunjungi  dokter untuk dapat membantu menemukan pengobatan yang tepat untuk Anda.

Apabila Anda mengalami gejala gangguan pendengaran segera diatasi agar tidak terjadi komplikasi yang lebih parah atau segera konsultasikan pada kami!

Bersama Ruang Mendengar, Anda dengan mudah dapat mencari jawaban masalah pendengaran Anda. Ruang Mendengar menyediakan konsultasi gratis baik secara online maupun offline, mendampingi serta menyajikan informasi terpercaya dan terlengkap tentang masalah pendengaran. 

Tunggu apalagi, segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

ARTIKEL TERKAIT