Gendang Telinga Pecah: Gejala dan Pengobatannya

Gendang telinga yang pecah dapat terjadi secara tiba-tiba. Mungkin Anda pernah merasakan sakit di telinga untuk beberapa saat lalu tiba-tiba hilang. Gendang telinga yang pecah disebut juga perforasi membran timpani bisa menyebabkan komplikasi seperti infeksi telinga tengah dan gangguan pendengaran.

Biasanya gendang telinga yang pecah bisa sembuh sendiri dalam beberapa bulan tanpa perawatan. Pada beberapa kasus, diperlukan tindakan bedah untuk memperbaiki kerusakan pada gendang telinga.

Apa itu Gendang Telinga yang Pecah?

Source: istockphoto.com

Dikutip dari WebMd, gendang telinga yang pecah merupakan robekan pada selaput tipis yang memisahkan antara telinga luar dengan telinga tengah. Gendang telinga yang dikenal membran timpani terbuat dari jaringan seperti kulit. 

Gendang telinga memiliki dua fungsi penting, yaitu merasakan getaran gelombang suara dan menghantarkan getaran tersebut untuk diubah menjadi impuls di telinga dalam dan kemudian mengirimkan impuls ke otak. Selain itu, gendang telinga dapat melindungi telinga tengah dari bakteri, air dan benda asing. Sehingga, pada saat gendang telinga pecah maka bakteri dengan mudah masuk ke telinga tengah dan menyebabkan infeksi yang dikenal sebagai otitis media. 

Ada beberapa hal yang menyebabkan gendang telinga pecah, diantaranya yaitu:

1. Infeksi Telinga

Infeksi telinga merupakan salah satu penyebab paling umum gendang telinga pecah. Saat telinga tengah terinfeksi, tekanan menumpuk dan mendorong gendang telinga. Ketika tekanannya terlalu besar, maka gendang telinga mengalami perforasi. Pada saat itulah, telinga Anda akan terasa sakit, tekanan yang dirasakan dari infeksi tiba-tiba berhenti dan keluar cairan nanah dari telinga.

2. Menggunakan Cotton Bud

Source: healthline.com

Penyebab umum lainnya yaitu sering membersihkan kotoran telinga menggunakan benda asing seperti cotton bud. Bahkan anak-anak sering memasukkan benda asing ke dalam telinga sehingga melukai gendang telinga.

3. Barotrauma

Adalah kondisi cedera atau ketidaknyamanan yang  terjadi pada saat tekanan udara di telinga tidak sama dengan tekanan yang berada di luar telinga. Misalnya pada saat pesawat terbang mengubah ketinggian dan menyebabkan tekanan udara di kabin berubah. Perubahan tekanan udara ini juga umum dialami oleh para penyelam. Kondisi ini terutama terjadi akibat perubahan tekanan yang tiba-tiba, atau terbang/menyelam dalam kondisi pilek/hidung tersumbat. 

4. Cedera Kepala

Cedera kepala bisa menyebabkan gendang telinga pecah. Begitu juga trauma akustik yang disebabkan karena suara keras yang didengar secara tiba-tiba, misalnya musik keras atau ledakan.

Gejala Gendang Telinga Pecah

Beberapa orang tidak menyadari adanya gejala gendang telinga pecah pada diri mereka. Mereka bisa menyadarinya setelah merasa tidak nyaman pada telinga selama beberapa hari dan pergi ke dokter. Berikut ini merupakan beberapa gejala gendang telinga pecah, diantaranya adalah:

  1. Nyeri hebat pada telinga yang muncul dan hilang secara tiba-tiba
  2. Keluar cairan dari telinga berupa nanah atau darah
  3. Telinga berdenging atau tinnitus
  4. Gangguan pendengaran
  5. Infeksi telinga episodik
  6. Tubuh terasa lemas atau pusing

Bagaimana Diagnosis Gendang Telinga Pecah?

Source: freepik.com

Jika Anda merasakan salah satu gejala gendang telinga pecah maka dokter akan melakukan pemeriksaan menggunakan otoskop. Otoskop merupakan alat yang digunakan untuk melihat kondisi dalam telinga. 

Saat telinga Anda bersih, dokter dapat melihat kondisi gendang telinga dengan lebih baik. Apabila dokter melihat robekan atau lubang pada gendang telinga, maka Anda didiagnosa mengalami gendang telinga pecah.

Terkadang dokter juga menggunakan bola karet yang menempel di otoscope lalu ditiupkan ke gendang telinga. Jika gendang telinga tidak pecah maka gendang telinga tersebut akan bergerak saat terkena tiupan, sebaliknya jika gendang telinga pecah maka hal tersebut tidak akan terjadi.

Pengobatan Gendang Telinga Pecah

Source: freepik.com

Sebagian kasus gendang telinga pecah dapat menutup spontan dalam waktu 3 bulan. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter dan dokter akan memberikan resep obat-obatan untuk mencegah infeksi telinga atau mengobati infeksi yang sudah ada.

Apabila kondisi gendang telinga memburuk, dokter mungkin akan menganjurkan untuk dilakukan tindakan pembedahan untuk memperbaiki jaringan gendang telinga.

Ketika keluhan gendang telinga pecah sudah teratasi dengan tuntas, Anda harus menjaganya agar tetap kering dan tidak boleh terkena air. Gunakan shower cap atau penutup telinga anti air saat mandi, agar air tidak masuk. Hal-hal yang harus Anda perhatikan lainnya yaitu:

  1. Tidak menggunakan obat selain yang diresepkan oleh dokter
  2. Patuhi cara mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter
  3. Lindungi telinga dari udara dingin
  4. Konsultasikan pada dokter bagaimana cara membersihkan kotoran telinga dengan aman
  5. Kunjungi dokter untuk mengeluarkan benda asing di telinga Anda, jangan mencoba melepasnya sendiri

Itulah beberapa penjelasan mengenai gendang telinga pecah, mulai dari gejala dan pengobatannya. Apabila Anda mengalami gejala-gejala seperti diatas, segera diatasi agar tidak terjadi komplikasi yang lebih parah atau segera konsultasikan pada kami!

Bersama Ruang Mendengar, Anda dengan mudah dapat mencari jawaban masalah pendengaran Anda. Ruang Mendengar menyediakan konsultasi gratis baik secara online maupun offline, mendampingi serta menyajikan informasi terpercaya dan terlengkap tentang masalah pendengaran. 

Tunggu apalagi, segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

ARTIKEL TERKAIT