Alat Bantu Dengar: Jenis, Model, dan Cara Kerjanya

Kehilangan pendengaran ternyata dapat memberikan dampak yang begitu besar dalam hidup Anda, mulai dari pekerjaan, hubungan sosial dan emosional. Nah untuk mengatasi dampak tersebut, Anda bisa menggunakan alat bantu dengar. Alat ini merupakan perangkat elektronik yang menggunakan baterai khusus dan dirancang untuk membantu kemampuan mendengar Anda. 

Tersedia berbagai macam model alat bantu dengar yang dapat dibeli di hearing center dan dipasangkan oleh dokter maupun audiolog. Begitupun dengan teknologinya yang semakin berkembang dan disesuaikan dengan gaya hidup penggunanya.

Alat bantu dengar memiliki tiga komponen penting, yaitu mikrofon untuk mengambil suara di sekitar Anda, amplifier membuat suara tersebut menjadi lebih keras dan yang terakhir adalah receiver yang mengirimkan suara yang sudah diproses di amplifier untuk diteruskan ke dalam telinga Anda.

Dikutip dari WebMd, Tidak semua orang dengan gangguan pendengaran mendapatkan manfaat dengan menggunakan alat bantu dengar. Hanya 1 dari 5 orang dapat mendapatkan manfaatnya. Mayoritas, mereka adalah orang-orang yang mengalami kerusakan di telinga dalam atau saraf pendengaran. Kerusakan tersebut bisa saja karena penyakit, usia, suara keras dan efek samping obat-obatan.

Sedangkan gangguan pendengaran yang disebabkan karena masalah pada liang telinga, gendang telinga atau infeksi telinga tengah disebut dengan gangguan pendengaran konduktif. Gangguan pendengaran ini dapat diatasi dengan tindakan bedah. Namun, jika Anda mempunyai liang telinga terbuka yang relatif normal maka alat bantu dengar juga bisa mengatasi masalah ini. 

Beberapa orang terlahir tanpa daun telinga atau liang telinga, sehingga mereka tidak dapat menggunakan berbagai macam model alat bantu dengar. Tetapi mereka hanya dapat menggunakan alat bantu dengar khusus yang mengirimkan suara ke telinga dalam melalui tulang tengkorak.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter THT dan audiolog untuk mengevaluasi, melakukan tes pendengaran agar dapat mengatasi keluhan gangguan pendengaran Anda. Mereka akan mendampingi Anda untuk memastikan Anda mendapatkan alat bantu dengar yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jenis dan Model Alat Bantu Dengar

Source: freepik.com

Cobalah bertanya dengan audiolog, untuk mengetahui jenis alat bantu dengar yang cocok dan dilengkapi dengan fitur yang Anda butuhkan. Alat bantu dengar yang cocok untuk Anda dipengaruhi oleh:

  1. Jenis dan derajat gangguan pendengaran yang Anda alami
  2. Usia 
  3. Kemampuan motorik Anda dalam menggunakan alat bantu dengar yang kecil
  4. Gaya hidup Anda
  5. Budget, karena harga alat bantu dengar sangat bervariasi

Ada dua jenis alat bantu dengar yang bisa Anda pilih, yaitu:

1. Alat Bantu Dengar Analog

Alat bantu dengar jenis ini mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik dan membuat suara lebih keras. Meskipun saat ini teknologi analog menawarkan fitur peredam bising dan beberapa pilihan mode suara, teknologi pemrosesan suara secara analog memiliki batasan dalam memilah jenis suara yang Anda butuhkan, sehingga kualitas suara yang dihasilkan tidak sebaik teknologi digital. Alat ini biasanya lebih murah dan mempunyai kontrol volume yang sederhana.

2. Alat Bantu Dengar Digital

Alat bantu dengar tipe ini mengubah gelombang suara menjadi kode angka atau seperti kode komputer, kemudian mengeraskan suaranya. Kode-kode tersebut berisi informasi mengenai arah suara, tinggi rendahnya nada serta kekerasan suaranya. Itulah mengapa tipe ini sangat fleksibel dan diatur menyesuaikan kebutuhan Anda, misalnya ketika Anda di restaurant, ruangan yang sepi, atau di stadium. Meskipun harganya jauh lebih mahal dari tipe analog, tapi hasilnya sangat jauh lebih baik. Selain itu tersedia juga model yang lebih kecil namun tetap memiliki kekuatan suara yang cukup kuat.

Source: widex.ru

Ada 6 model alat bantu dengar yang berbeda berdasarkan ukuran, letak penempatan di telinga dan seberapa baik membuat suara lebih keras

1. Invisible-In-Canal (IIC) 

Model ini berukuran paling kecil dan tidak terlihat dari luar sehingga disebut Invisible-In-Canal (IIC). Hal ini karena posisi penempatannya terletak di dalam liang telinga namun aman digunakan. Biasanya model ini tidak disarankan dipakai oleh anak-anak dan orang tua yang memiliki kesulitan memegang benda-benda yang kecil.

2. Completely-In-Canal (CIC)

Model alat ini sangat kecil dan dipasangkan di pinggir liang telinga, sehingga hanya terlihat bagian luarnya saja di ujung liang telinga. Kelebihannya adalah sangat nyaman karena bentuknya yang menyesuaikan ukuran liang telinga Anda dan jauh sangat tidak terlihat berbeda dengan beberapa model custom lainnya. 

Yang harus dipertimbangkan adalah penggunaan baterai yang cepat habis karena menggunakan baterai ukuran paling kecil dan karena ukurannya yang kecil sehingga tidak dapat ditambahkan kontrol program dan volume manual.

3. In-The-Canal (ITC)

Model ini sedikit lebih besar dari model CIC namun diletakkan sama di liang telinga. Kelebihannya adalah dapat ditambahkan kontrol volume dan program manual. Kedua model CIC dan ITC ini dapat digunakan untuk derajat gangguan pendengaran ringan sampai sedang. Sedangkan hal yang perlu diperhatikan hanya pada pertimbangan penggunaan baterai yang lebih boros karena menggunakan baterai ukuran kecil.

4. In-The-Ear (ITE)

Model ini dibuat sesuai dengan bentuk spesifik telinga luar Anda. Alat ini sangat cocok digunakan untuk orang dewasa dengan gangguan pendengaran ringan sampai sedang ke berat. Seperti halnya model CIC dan ITC, maka model ITE ini tidak disarankan dipakai untuk anak-anak.

5. ReceiverIn-Ear (RIC)

Model ini berukuran lebih besar dari model custom karena diletakkan di belakang telinga dan menggunakan earbud atau pelindung speaker yang diletakkan sedikit masuk ke liang telinga. 

Kelebihannya adalah suara yang natural karena tidak menggunakan penyumbat telinga yang besar, lebih ringan dan nyaman dipakai, tidak terlihat dari luar karena kabel penghubung alat bantu dengar dengan receiver menyerupai benang tipis, dapat digunakan untuk gangguan pendengaran ringan sampai berat, lebih fleksibel dengan menurunnya derajat gangguan pendengaran karena receiver bisa lepas pasang dan tersedia dari power suara yang kecil sampai besar. 

Sedangkan yang harus dipertimbangkan adalah posisi speaker yang masuk ke dalam liang telinga, karena seringkali tersumbat oleh kotoran telinga yang menempel di karet pelindung speaker (earbud).

6. Behind-The-Ear (BTE)

Model ini digunakan di belakang telinga Anda, dilengkapi cetakan telinga (earmold) dan selang kecil untuk menghantarkan suara dari alat bantu dengar ke dalam telinga. Model ini dapat digunakan oleh segala usia, termasuk anak-anak baik yang memiliki gangguan pendengaran ringan sampai sangat berat.

Beradaptasi dengan Alat Bantu Dengar

Saat Anda menggunakan alat bantu dengar, Anda membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan membiasakan diri menggunakan alat bantu dengar. Berkonsultasilah dengan audiolog jika Anda mengalami masalah seperti:

  1. Terasa nyeri
  2. Suara terdengar bergema
  3. Terdengar suara denging
  4. Suara terlalu bising 

Cara Merawat Alat Bantu Dengar

Source: hearingdoctors.net

Anda juga harus merawat alat bantu dengar dengan baik agar tetap nyaman digunakan dan masa pakai yang lebih lama. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  1. Jauhkan alat dari suhu panas, kelembaban, produk perawatan rambut, anak-anak, dan hewan peliharaan
  2. Bersihkan alat bantu dengar secara rutin sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh penyedia alat bantu dengar Anda
  3. Gunakan baterai yang sesuai dengan alat bantu dengar anda, matikan alat dan keluarkan baterai jika tidak digunakan
  4. Kunjungi dokter/audiolog/pusat layanan alat bantu dengar secara rutin untuk memeriksakan kondisi telinga, pendengaran dan alat bantu dengar Anda

Itulah beberapa penjelasan mengenai alat bantu dengar. Apabila Anda mengalami gejala gangguan pendengaran, segera diatasi agar tidak terjadi komplikasi yang lebih parah atau segera konsultasikan pada kami!

Bersama Ruang Mendengar, Anda dengan mudah dapat mencari jawaban masalah pendengaran Anda. Ruang Mendengar menyediakan konsultasi gratis baik secara online maupun offline, mendampingi serta menyajikan informasi terpercaya dan terlengkap tentang masalah pendengaran. 

Tunggu apalagi, segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

ARTIKEL TERKAIT